Bagaimana terjemahan bahasa Tionghoa yang buruk terjadi dan bagaimana menghindarinya

Antarmuka situs web e-learning dengan laptop dan buku
Tabel Isi

Pernahkah Anda menemukan terjemahan bahasa Tionghoa yang membuat Anda menggaruk-garuk kepala atau tertawa terbahak-bahak? Menerjemahkan bahasa Tionghoa bisa jadi rumit, dan tidak jarang penerjemah berpengalaman pun tersandung. Dengan sifatnya yang kompleks, bahasa Tionghoa menuntut lebih dari sekadar terjemahan kata demi kata—ia membutuhkan pemahaman dan konteks.

Terjemahan yang buruk dapat menyebabkan kesalahpahaman, baik Anda menerjemahkan situs web atau konten kreatif. Jangan khawatir, meskipun! Artikel ini membahas mengapa terjemahan bahasa Mandarin yang buruk terjadi dan menawarkan solusi praktis untuk memastikan pesan Anda disampaikan secara akurat dan bermakna.

5 faktor yang menyebabkan terjemahan bahasa Tionghoa yang buruk

Gambar kartun orang-orang yang sedang belajar bahasa Tionghoa

:Penerjemahan bahasa Tionghoa lebih kompleks daripada sekadar mengganti kata dari satu bahasa ke bahasa lain. Itulah sebabnya kesalahan sering terjadi, jadi apa faktor yang menyebabkan hal itu terjadi? Berikut beberapa di antaranya.

Bahasa Tionghoa adalah bahasa yang sulit

Bahasa Tionghoa adalah salah satu bahasa yang paling sulit diterjemahkan. Bahasa ini memiliki ribuan karakter dan sistem nada yang mengubah makna dengan pergeseran halus dalam pengucapan. Kompleksitas ini berarti penerjemah harus memiliki keahlian yang signifikan untuk memahami tata bahasa, sintaksis, dan kosakata bahasa tersebut.

Tidak memiliki abjad seperti bahasa Inggris; sebagai gantinya, bahasa ini mengandalkan ribuan karakter, masing-masing mewakili satu atau lebih makna tergantung pada konteks. Satu karakter dapat membawa beberapa makna dan dapat dibaca berbeda dalam berbagai situasi. Misalnya, karakter “中” dapat berarti “tengah,” “pusat,” atau “Cina” tergantung pada penggunaannya, yang dapat membuatnya sulit diterjemahkan secara akurat tanpa pemahaman mendalam tentang bahasa dan konteks.

Bahasa ini juga tonal, yang menambah lapisan kompleksitas lain dan semakin diperparah oleh kenyataan bahwa bahasa Tionghoa memiliki banyak dialek regional, masing-masing dengan frase dan kosakata yang berbeda. Penerjemah yang tidak terbiasa dengan perbedaan dialektikal ini dapat dengan mudah salah tafsir atau gagal menangkap esensi teks. 

Karakter dapat menjadi ambigu

Dalam bahasa Tionghoa, banyak karakter memiliki banyak makna, tergantung pada konteks di mana karakter tersebut muncul. Ambiguitas ini dapat menantang terjemahan bahasa Tionghoa, terutama jika penerjemah mengandalkan terjemahan kata demi kata tanpa mempertimbangkan konteks yang lebih luas. Misalnya, karakter “行” (xíng) dapat berarti “pergi”, “baik”, atau bahkan “garis”, tergantung pada kalimat. Jika tidak diinterpretasikan dengan hati-hati, hal ini dapat menyebabkan terjemahan yang tidak pada tempatnya atau salah.

Penerjemah yang baik harus dapat menafsirkan teks secara keseluruhan dan mempertimbangkan bagaimana setiap karakter berinteraksi dengan yang lain dalam sebuah kalimat atau paragraf. Tanpa pemahaman yang lebih dalam, terjemahan dapat dengan mudah kehilangan makna yang dimaksudkan, membingungkan atau menyesatkan pembaca.

Menerjemahkan bahasa Tionghoa membutuhkan banyak interpretasi

Seorang pria kartun mengenakan kemeja oranye di layar tablet dengan karakter Tionghoa.

Menerjemahkan bahasa Tionghoa memerlukan banyak interpretasi karena bahasa Tionghoa kaya akan idiom, peribahasa, dan frasa yang tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa lain. Arti sebuah frasa dapat berubah secara dramatis tergantung pada konteksnya, dan penerjemah harus memahami nuansa budaya dan sosial yang mendasarinya untuk memberikan terjemahan yang akurat. Kata-kata dan ekspresi dapat digunakan dengan cara yang mengharuskan penerjemah untuk berpikir di luar makna harfiah dan mempertimbangkan niat, emosi, atau signifikansi budaya.

Sebagai contoh, idiom atau ekspresi bahasa Tionghoa sering kali sangat terkait dengan budaya Tionghoa, dan menafsirkannya dengan benar sangat penting untuk memastikan terjemahan menyampaikan pesan yang dimaksud. Terjemahan langsung mungkin tidak menangkap esensi penuh atau membingungkan pembaca. Berikut adalah contoh ekspresi bahasa Tionghoa yang menunjukkan bagaimana interpretasi memainkan peran penting dalam terjemahan:

Ekspresi Tionghoa

Terjemahan Literal

Interpretasi/Arti

画蛇添足 (huà shé tiān zú)

“Menggambar ular dan menambahkan kaki”

Melakukan sesuatu secara berlebihan atau membuat sesuatu yang tidak perlu atau berlebihan.

Orang banyak (rén shān rén hǎi)

“Orang gunung, orang laut”

Kerumunan besar orang sering digunakan untuk menggambarkan tempat yang sangat sibuk atau padat.

打草惊蛇 (dǎ cǎo jīng shé)

“Menggentarkan rumput untuk mengejutkan ular”

Melakukan tindakan yang mengingatkan seseorang sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana peringatan diberikan secara tidak sengaja.

Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana terjemahan literal tidak selalu menyampaikan makna sebenarnya di balik ekspresi. Penerjemah harus menafsirkan ekspresi dengan cara yang masuk akal dalam bahasa target sambil menjaga nuansa budaya dan emosi tetap utuh. Tanpa interpretasi yang tepat, terjemahan bisa kehilangan maknanya atau membingungkan.

Kegagalan mempertimbangkan konteks dan nuansa

Failure to consider context and nuances is a significant issue in Chinese translation. Context heavily influences the meaning of words and phrases in Mandarin, and understanding the surrounding situation is necessary for a translator to convey the true meaning. Words in Chinese can have multiple meanings depending on their use, and failing to account for these subtle differences may lead to an inaccurate or appropriate translation. The translation can lose its intended depth if the context isn’t carefully considered.

Selain itu, bahasa Tionghoa memiliki berbagai tingkat formalitas, yang sangat penting untuk dipahami saat menerjemahkan. Seorang penerjemah harus mempertimbangkan hubungan antara penutur dan pendengar serta nada percakapan untuk memilih bentuk sapaan yang tepat. 

Berikut adalah contoh perbandingan penggunaan kata Mandarin dalam dua konteks yang berbeda.

Kata

Konteks 1 (Kalimat Contoh)

Konteks 2 (Kalimat Contoh)

chá (茶) 

Saya minum secangkir teh. (Wǒ hēle yī bēi chá.) – Saya minum secangkir teh.

在中国,茶文化源远流长。(Zài Zhōngguó, chá wénhuà yuán yuǎn liú cháng.) – Di Tiongkok, budaya teh memiliki sejarah yang panjang.

(chá dalam konteks minuman)

(chá dalam konteks upacara teh)

xíng (行)

Dia berjalan sangat cepat, hanya beberapa menit saja.(Tā zǒu dé hěn kuài, jǐ fēnzhōng jiù xíng le.) – Dia berjalan dengan cepat, dan hanya butuh beberapa menit.

Rencana ini berhasil; kita bisa mulai. (Zhège jìhuà xíng de tōng, wǒmen kěyǐ kāishǐ le.) – Rencana ini berhasil; kita bisa memulai.

(xíng dalam konteks berjalan atau pergi)

(xíng dalam konteks baik/OK/berfungsi)

míng (明)

Cuaca hari ini sangat cerah, sinar matahari bersinar. (Cuaca hari ini sangat cerah, matahari bersinar.) – Cuaca hari ini cerah, matahari bersinar.

Penjelasannya sangat jelas, semua orang bisa memahaminya. (Tā de jiěshì fēicháng míng, dàjiā dōu néng lǐjiě.) – Penjelasannya sangat jelas, semua orang bisa memahaminya

(míng dalam konteks terang)

(míng dalam konteks yang jelas)

Penggunaan alat terjemahan profesional yang tidak memadai

Ilustrasi seseorang yang belajar bahasa Mandarin

Banyak terjemahan yang buruk dihasilkan dari penggunaan alat terjemahan yang tidak memadai atau tidak tepat. Sementara beberapa alat terjemahan yang sangat baik tersedia, mereka tidak selalu mudah digunakan, terutama saat menerjemahkan bahasa yang serumit bahasa Tionghoa. 

For example, while Google Translate can translate Chinese up to 81.7% accurately, it still struggles with more complex languages like Chinese. While it may be able to translate basic sentences correctly, it falters when translating more nuanced or technical content, which can result in awkward phrasing.

Oleh karena itu, penting untuk menentukan alat terjemahan yang berkualitas tinggi, terutama dalam bahasa yang sulit diterjemahkan seperti bahasa Tionghoa.

4 kesalahan umum dalam terjemahan bahasa Cina

Selain faktor-faktor yang sering berkontribusi pada terjemahan yang buruk ke dalam bahasa Tionghoa, berikut beberapa kesalahan yang terjadi dalam terjemahan ke dalam bahasa tersebut.

Urutan kata yang salah

Seorang wanita mengenakan kemeja hijau dan celana biru berinteraksi dengan layar komputer besar. Layar menampilkan halaman web dengan teks dan tajuk biru.

Bahasa Tionghoa mengikuti struktur Subjek-Verba-Objek (SVO), tetapi urutan kata dapat bergeser secara signifikan karena aturan tata bahasa atau penekanan, seperti ekspresi waktu di awal kalimat. Penerjemah yang memaksakan aturan tata bahasa Inggris dapat menghasilkan terjemahan yang canggung atau tidak tepat. Misalnya, kalimat bahasa Inggris “I eat lunch at noon” harus diterjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa sebagai “我中午吃午饭” (Wǒ zhōngwǔ chī wǔfàn), di mana ekspresi waktu (中午, zhōngwǔ) muncul di awal kalimat.

Kesalahan urutan kata mengganggu alur alami sebuah kalimat, membingungkan penutur asli. Oleh karena itu, penerjemahan memerlukan pemahaman yang menyeluruh tentang bagaimana elemen-elemen seperti kata keterangan, waktu, dan tempat masuk ke dalam sintaksis bahasa Tionghoa. 

Penggunaan kata pengukur yang tidak tepat

Kata ukuran, atau classifier, penting untuk dicatat dalam tata bahasa Tionghoa, dipasangkan dengan kata benda untuk menentukan kuantitas. Misalnya, dalam kalimat “一只猫” (yī zhī māo, “seekor kucing”), kata ukuran 只 (zhī) digunakan untuk hewan. Penerjemah sering kali kesulitan memilih kata ukuran yang tepat, sehingga menimbulkan kebingungan. Menggunakan “一头猫” (yī tóu māo, “seekor kucing”) alih-alih “”一只猫” akan terdengar tidak alami bagi penutur asli.

Thus, the right size word is very important as it conveys subtle nuances about the noun being modified. Size words are context-dependent, and using them incorrectly can make them seem amateurish or comical. Ensure that skilled translators recognize each context’s differences to ensure clarity and accuracy.

Kesalahpahaman homonim

Ilustrasi seorang pria dan wanita pada panggilan video dengan seekor anjing. Pria dan wanita itu tersenyum dan terlibat dalam percakapan.

Bahasa Tionghoa memiliki banyak homonim-kata dengan pengucapan yang sama tetapi makna yang berbeda. Misalnya, 行 (xíng) dapat berarti "pergi" atau "OK", sedangkan 行 (háng) berarti "baris" atau "profesi". Penerjemah yang gagal mengidentifikasi makna yang benar dalam konteks dapat menghasilkan kalimat yang tidak masuk akal. Misalnya, "这个行吗?" (Zhège xíng ma?, "Apakah ini berhasil?") dapat disalahartikan jika 行 diartikan sebagai háng.

Homonym errors often occur when translators rely solely on dictionary definitions or machine translation without considering the wider sentence. Therefore, learning homonyms commonly used by Chinese speakers is also important.

Mengabaikan partikel kalimat

Sentence particles such as 了 (le), 吗 (ma), and 吧 (ba) are essential in Chinese to indicate the form, mood, or tone of a sentence. Omitting these particles can remove the intended meaning or make it sound strange and less nuanced. For example, “你吃饭了” (Nǐ chīfàn le, “You have eaten”) indicates a completed action, whereas “你吃饭” (Nǐ chīfàn) simply means “You ate,” making the sentence ambiguous.

Penerjemah sering menghilangkan partikel karena tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa Inggris. Namun, menghilangkan partikel dapat menyebabkan terjemahan terkesan tidak alami atau kurang memiliki nuansa emosi. Oleh karena itu, penting juga untuk memastikan partikel-partikel seperti ini tetap ada dalam terjemahan untuk memastikan terjemahan mempertahankan nada dan tujuan asli dari materi sumber.

Bagaimana Anda menghindari terjemahan bahasa Tionghoa yang buruk?

Avoiding poor Chinese translation requires more than careful word choice—it’s about understanding the language’s unique context, culture, and nuances. The following are ways to improve the quality of Chinese translations and avoid the pitfalls of inaccuracy.

Gunakan tenaga profesional penerjemah

Two people communicating in different languages. A translator or interpreter facilitating their conversation.

Merekrut penerjemah profesional adalah salah satu cara untuk memastikan terjemahan berkualitas tinggi. Para profesional memiliki pemahaman mendalam tentang bahasa dan konteks budaya di baliknya. Mereka tahu cara menangani aspek rumit seperti idiom, variasi nada, dan ambiguitas karakter. Dengan keahlian mereka, terjemahan Anda akan terdengar alami dan mempertahankan niat asli pesan.

Misalnya, Anda dapat mencari layanan terjemahan eksternal di platform seperti Fiverr atau Upwork. Berbagai orang di sana menawarkan layanan terjemahan dari dan ke Cina dengan berbagai kategori dan pilihan harga.

Layanan terjemahan untuk Bahasa Cina, Inggris, Melayu dan lain-lain. Layanan terjemahan profesional tersedia.

Collaborate validation with native speakers

Aside from using professional translators, you can also collaborate with native Chinese speakers. They provide insight into local dialects, informal phrases, and cultural subtleties that might otherwise be missed. Native speakers can validate translations and spot nuances that non-native translators might miss, making the text authentic and easy to understand.

Misalnya, meskipun penerjemah mungkin menggunakan “您” (nín) yang formal untuk “kamu” dalam bahasa Tionghoa, penutur asli mungkin menyarankan penggunaan “你” (nǐ) yang santai untuk konteks informal, tergantung pada audiens target. Penyesuaian halus seperti itu meningkatkan nada dan keterhubungan terjemahan, membuat konten Anda lebih berdampak.

Understand cultural nuances

Budaya Tionghoa sangat terkait erat dengan bahasanya, dan kegagalan untuk mempertimbangkan nuansa budaya dapat mengakibatkan terjemahan yang tidak pantas atau ofensif.

For instance, numbers hold significant meaning in Chinese culture. The number “8” is associated with wealth and prosperity because its pronunciation (bā) sounds similar to the word for wealth (fā). Conversely, “4” is often avoided as it sounds like the word for death (sǐ). Imagine marketing a product with “4” prominently featured—it could unintentionally alienate your audience. By understanding such cultural nuances, you ensure your translations convey the right message and align with the emotions and values of your target audience.

Leverage advanced AI translation tools

Not only use translator services and collaborate directly with Chinese speakers, but you can also use the help of modern tools. AI translation tools have come a long way, offering fast and increasingly accurate translations. Modern AI models analyze context, tone, and linguistic patterns to provide results beyond literal word-for-word translations. However, not all tools are created equal, so choosing the right one is essential.

Satu contoh menonjol adalah Linguise, alat penerjemah bertenaga AI dengan tingkat akurasi 92% yang mengesankan untuk terjemahan bahasa Cina. Tidak seperti alat generik, Linguise unggul dalam melestarikan makna kontekstual dan budaya, menjadikannya pilihan yang kuat untuk bisnis dan individu, terutama pada terjemahan situs web otomatis. 

Hancurkan Penghalang Bahasa
Ucapkan selamat tinggal pada hambatan bahasa dan sambut pertumbuhan tanpa batas! Coba layanan terjemahan otomatis kami hari ini.

Alat terjemahan AI untuk terjemahan Tionghoa buruk alternatif

Seseorang menggunakan komputer dengan platform pembelajaran bahasa di layar.

Bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas terjemahan bahasa Mandarin di situs web Anda, pertimbangkan Linguise, sebuah opsi dengan banyak dukungan fitur. Berikut adalah beberapa fitur yang dapat membantu Anda menghasilkan terjemahan bahasa Mandarin yang lebih baik.

  • Tingkat akurasi terjemahan bahasa Cina yang tinggi – Linguise sangat akurat dalam semua bahasa, termasuk bahasa Cina. Hasil akurasi terjemahan bahasa Cina mencapai 92%. Hal ini tentu memiliki pengaruh besar pada hasil terjemahan yang Anda dapatkan.
  • Editor langsung ujung depan fitur ini memungkinkan Anda untuk mengedit hasil terjemahan bahasa Cina yang dihasilkan secara otomatis oleh mesin. Jadi, jika ada terjemahan yang tidak sesuai, Anda dapat segera mengubahnya.
  • Provide multilingual SEO – If you target a Chinese audience, this tool will be very helpful because Linguise has automatically implemented multilingual SEO, such as translating your URLs, multilingual sitemap, hreflang tags, etc.
Siap menjelajahi pasar baru? Coba layanan terjemahan otomatis kami secara gratis dengan uji coba bebas risiko selama 1 bulan kami. Tidak perlu kartu kredit!

Kesimpulan

Menghindari terjemahan Tionghoa yang buruk memerlukan lebih dari sekadar kemampuan teknis—ia menuntut pemahaman budaya, kesadaran konteks, dan pendekatan yang bernuansa terhadap bahasa. Dengan mengenali tantangan dan menerapkan strategi seperti mempekerjakan penerjemah profesional dan berkolaborasi dengan penutur asli, Anda dapat memastikan bahwa konten Anda beresonansi dengan audiens yang dituju tanpa kehilangan esensinya.

Jika Anda ingin meningkatkan kualitas terjemahan Bahasa Cina di situs web Anda, coba Linguise

Anda mungkin juga tertarik untuk membaca

Jangan sampai ketinggalan!
Berlangganan Newsletter kami

Dapatkan berita tentang terjemahan otomatis situs web, SEO internasional, dan lainnya!

Invalid email address
Coba saja. Satu per bulan, dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Jangan pergi tanpa membagikan email Anda!

Kami tidak dapat menjamin Anda akan memenangkan lotre, tetapi kami dapat menjanjikan beberapa berita informasi menarik seputar terjemahan dan diskon sesekali.

Jangan sampai ketinggalan!
Invalid email address