Di era teknologi saat ini, siapa pun dapat mengakses apa pun di luar sana, meskipun mereka berada di negara yang berbeda. Oleh karena itu, bagi pemilik situs web atau bisnis Anda, penting untuk memastikan bahwa orang-orang dari luar negara Anda tetap dapat mengaksesnya.
Salah satu caranya adalah dengan menyediakan konten situs web multibahasa. Ketika situs web Anda multibahasa, penting untuk memastikan bahwa situs web Anda diindeks oleh mesin pencari, sehingga pengunjung dapat menemukannya ketika mereka melakukan pencarian dalam bahasa mereka.
Lalu, bagaimana cara mengindeks terjemahan otomatis pada sebuah situs web? Dan alat apa saja yang dapat membantu Anda menerjemahkan situs web? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Memahami penerjemahan dan pengindeksan otomatis
Sebelum membahas topik ini, mari kita diskusikan terlebih dahulu apa itu terjemahan otomatis dan pengindeksan. Terjemahan otomatis, juga dikenal sebagai terjemahan mesin, adalah proses penggunaan algoritma dan teknologi komputer untuk menerjemahkan teks atau ucapan secara otomatis dari satu bahasa ke bahasa lain.
Metode ini melibatkan penggunaan model linguistik dan statistik canggih untuk menganalisis dan menghasilkan terjemahan tanpa campur tangan manusia.
Keunggulan penerjemahan otomatis meliputi:
- Efisiensi dalam menerjemahkan konten
- Efektivitas biaya
- Hasil terjemahan yang konsisten
- Mampu digunakan untuk menerjemahkan sejumlah besar konten
- Memungkinkan penerjemahan konten dengan cepat ke dalam berbagai bahasa
Di sisi lain, pengindeksan mengacu pada proses pengorganisasian dan pengkategorian konten agar dapat dicari dan ditemukan oleh mesin pencari. Dalam hal situs web multibahasa, pengindeksan melibatkan memastikan bahwa semua versi terjemahan dari konten situs web tersebut diindeks dengan tepat oleh mesin pencari.
Hal ini memungkinkan pengguna untuk mencari dalam berbagai bahasa untuk menemukan konten yang relevan dalam bahasa pilihan mereka.
Berikut grafik singkat tentang bagaimana terjemahan otomatis dihasilkan pada semua alat terjemahan utama di pasaran, termasuk Linguise .

Bagaimana cara mengindeks terjemahan otomatis di sebuah situs web?
Setelah memahami apa itu terjemahan otomatis, keuntungannya, dan apa itu pengindeksan, sekarang saatnya kita membahas cara mengindeks terjemahan otomatis di sebuah situs web. Ada beberapa cara yang perlu dilakukan untuk mengindeks terjemahan otomatis di situs web.
1. Mengelola variasi bahasa dan tag hreflang
Tag hreflang adalah teknik yang digunakan dalam pengembangan situs web multibahasa untuk menunjukkan kepada mesin pencari bahasa dan penargetan regional dari berbagai versi halaman. Tag hreflang adalah atribut HTML yang membantu mesin pencari memahami preferensi bahasa dan penargetan geografis dari halaman tertentu, sehingga mereka dapat menyajikan versi yang paling relevan kepada pengguna berdasarkan lokasi dan preferensi bahasa mereka.
Tag hreflang ditambahkan ke bagian head halaman dan terdiri dari dua komponen utama: atribut hreflang dan kode bahasa/wilayah. Atribut hreflang mendefinisikan hubungan antara berbagai versi bahasa atau wilayah halaman, sedangkan kode bahasa/wilayah mengidentifikasi bahasa dan wilayah yang spesifik untuk setiap versi.
Berikut contoh implementasi tag hreflang untuk halaman berbahasa Prancis ( “FR” ):
2. URL Kanonik untuk halaman multibahasa
Cara kedua agar hasil terjemahan situs web dapat diindeks adalah dengan menggunakan URL kanonik. URL kanonik adalah URL yang dipilih sebagai URL utama atau URL "asli" dari sebuah halaman web. Ini digunakan untuk mengatasi masalah konten duplikat yang mungkin terjadi pada situs web pada umumnya atau situs web multibahasa karena adanya beberapa versi URL yang menampilkan konten yang sama atau sangat mirip.
Ketika sebuah halaman memiliki lebih dari satu URL yang mengarah ke konten yang sama, mesin pencari seperti Google dapat menganggapnya sebagai konten duplikat. Hal ini dapat berdampak negatif pada peringkat halaman dalam hasil pencarian, karena mesin pencari dapat mengalokasikan sumber daya mereka untuk mengindeks beberapa versi yang sebenarnya sama.
Dengan menggunakan tag rel=”canonical”, Anda dapat memberi tahu mesin pencari bahwa URL yang ditentukan adalah URL kanonik yang harus dianggap sebagai URL utama.
Pada situs web multibahasa, berikan tag kanonik pada halaman dengan versi bahasa asli atau default. Berikut adalah contoh penggunaan URL kanonik.
3. Kirim halaman terjemahan ke mesin pencari
Cara ketiga adalah dengan mengirimkan halaman yang telah diterjemahkan ke mesin pencari melalui alat webmaster, seperti Google Search Console. Jika situs web Anda memiliki URL terpisah untuk versi bahasa yang berbeda, pastikan untuk mengirimkan setiap URL yang telah diterjemahkan ke mesin pencari. Ini membantu mesin pencari memahami sifat multibahasa situs web Anda dan mengindeks halaman khusus bahasa tersebut.
Untuk mengirimkan setiap halaman yang diterjemahkan, Anda dapat menggunakan Google Search Console. Jika Anda tidak tahu caranya, berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti.
- Masuk ke Google Search Console menggunakan akun Google Anda
- Verifikasi kepemilikan situs web
- Tambahkan properti (situs web) dan verifikasi setiap versi bahasa
- Klik periksa URL apa pun
- Kirim URL yang telah diterjemahkan
- Periksa status pengindeksan

Dengan mengirimkan URL terjemahan ke mesin pencari melalui alat webmaster, Anda membantu mesin pencari mengenali dan mengindeks halaman dalam versi bahasa yang sesuai. Ini akan meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web Anda dalam hasil pencarian bagi pengguna yang mencari dalam bahasa masing-masing.
4. Tambahkan tautan ke versi terjemahan
Langkah keempat agar terjemahan dapat diindeks adalah dengan membuat tautan antar halaman terjemahan lain yang tersedia. Ini akan semakin memperkuat hubungan antar halaman. Misalnya:
5. Mengoptimalkan meta tag dan deskripsi
Mengoptimalkan meta tag dan deskripsi pada situs web multibahasa memerlukan beberapa pertimbangan tambahan untuk memastikan setiap versi bahasa dioptimalkan secara efektif. Terjemahkan meta tag (termasuk tag judul dan meta deskripsi) untuk setiap versi bahasa situs web Anda. Pastikan terjemahan tersebut secara akurat mencerminkan konten dan tujuan setiap halaman. Penting untuk menyediakan meta tag dan deskripsi yang unik dan spesifik untuk setiap versi bahasa.
Selain itu, jangan lupa mempertimbangkan nuansa dan preferensi budaya saat mengoptimalkan meta tag dan deskripsi untuk berbagai bahasa. Perhatikan idiom, ungkapan, dan kepekaan lokal untuk memastikan pesan yang disampaikan sesuai dengan target audiens.
6. Memanfaatkan peta situs XML untuk konten multibahasa
Penggunaan sitemap XML untuk konten multibahasa mengacu pada praktik pembuatan dan pengiriman sitemap XML yang dirancang khusus untuk situs web yang memiliki beberapa versi bahasa. Sitemap XML adalah file terstruktur yang memberikan informasi kepada mesin pencari tentang halaman-halaman di situs web Anda, membantu mereka memahami dan mengindeks konten Anda dengan lebih efektif.
Penggunaan sitemap XML melibatkan pembuatan sitemap terpisah untuk setiap versi bahasa. Sitemap ini mencakup URL halaman dalam bahasa masing-masing, beserta anotasi bahasa seperti tag hreflang. Tag hreflang menunjukkan bahasa dan target regional setiap halaman, memastikan bahwa mesin pencari mengaitkan versi bahasa yang tepat dengan audiens yang sesuai.
Dengan memanfaatkan sitemap XML untuk konten multibahasa, Anda meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas halaman khusus bahasa Anda ke mesin pencari. Ini membantu mesin pencari menemukan dan merayapi konten multibahasa Anda dengan lebih efisien, meningkatkan peluang situs web Anda muncul dalam hasil pencarian yang relevan untuk berbagai kueri bahasa.
Mengirimkan sitemap XML ke mesin pencari melalui alat webmaster mereka adalah langkah penting. Ini memberi tahu mesin pencari tentang keberadaan beberapa versi bahasa dan memberi mereka informasi yang diperlukan untuk merayapi dan mengindeks konten multibahasa Anda secara akurat.

Untuk mengetahui cara mengirimkan sitemap XML untuk konten multibahasa, Anda dapat memeriksa artikel ini Cara menyiapkan Google Search Console untuk situs web multibahasa .
Linguise, indeks terjemahan otomatis di situs web Anda
Selain mengetahui cara mengindeks terjemahan otomatis di situs web, penting juga untuk menggunakan layanan terjemahan otomatis untuk situs web. Karena ini akan mendukung proses pengindeksan situs web Anda.
Pastikan Anda memilih layanan terjemahan otomatis yang mendukung SEO multibahasa, sehingga dapat membantu Anda mengindeks terjemahan halaman.
Salah satu penyedia layanan terjemahan adalah Linguise. Linguise adalah layanan terjemahan otomatis atau plugin multibahasa yang dapat membantu Anda dalam pengindeksan karena Linguise mendukung SEO 100%.
Linguise menghormati semua rekomendasi mesin pencari terkait SEO multibahasa seperti.
- Gunakan pembuatan hreflang.
- URL alternatif
- Tag bahasa default
- URL kanonik untuk halaman multibahasa
- Terjemahan peta situs XML

Selain itu, konten multibahasa Linguise diindeks sepenuhnya dan dengan cepat oleh semua mesin pencari utama karena telah diuji pada semua alat webmaster mesin pencari.
Alat terjemahan Linguise juga dapat menghasilkan peta situs XML berdasarkan peta situs utama situs web Anda, dan peta situs tersebut diperbarui secara otomatis ketika bot menampilkan dan mengindeks konten multibahasa baru Anda.
Dengan demikian, Linguise mampu membantu halaman terjemahan di situs web agar dapat diindeks oleh mesin pencari dan muncul dalam hasil pencarian.
Kesimpulan
Sekarang Anda tahu cara mengindeks terjemahan otomatis di situs web. Mengindeks halaman yang diterjemahkan adalah salah satu hal penting dalam menerapkan SEO untuk membantu meningkatkan kinerja situs web.
Ketika halaman berhasil diindeks dan ditemukan oleh pengunjung, semakin banyak pengunjung dari berbagai negara akan mengunjungi situs Anda.
Jika Anda tertarik menggunakan Linguise , segera daftarkan akun Linguise dan gunakan versi uji coba selama 1 bulan ke depan. Tentu saja dengan berbagai fitur yang ditawarkan seperti menerjemahkan hingga 600 ribu kata tanpa batasan penggunaan bahasa apa pun!




