10 tantangan terjemahan teratas untuk situs web e-commerce dan cara menghindarinya

Ilustrasi layar komputer yang menampilkan toko online dengan kartu kredit dan tas belanja di dekatnya.
Daftar Isi

Memperluas bisnis e-commerce Anda ke pasar internasional memang menarik, tetapi tantangan penerjemahan dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan Anda. Penerjemahan kata demi kata saja tidak cukup—perbedaan budaya, kendala teknis, dan pertimbangan SEO semuanya berperan dalam memastikan pengalaman belanja yang lancar dan menarik bagi pelanggan global. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas tantangan penerjemahan untuk situs web e-commerce dan berbagi strategi praktis untuk mengatasinya sehingga Anda dapat memperluas jangkauan Anda dengan percaya diri tanpa mengorbankan kualitas.

Mengapa menerjemahkan situs web e-commerce Anda itu penting?

Dua orang berkolaborasi dalam proyek pemrograman. Mereka sedang melihat baris-baris kode di layar laptop.

Jika Anda ingin menjangkau pasar global, menerjemahkan situs e-commerce Anda bukan hanya pilihan tetapi suatu keharusan. Pelanggan cenderung lebih percaya dan nyaman berbelanja jika mereka dapat membaca informasi dalam bahasa mereka. Selain itu, ada banyak manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari penerjemahan situs web. Berikut beberapa alasannya.

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan – Ketika pelanggan dapat membaca informasi dalam bahasa mereka, mereka lebih mempercayai merek tersebut dan merasa lebih nyaman berbelanja.
  • Menyederhanakan pengalaman berbelanja – Pelanggan dapat dengan jelas memahami deskripsi produk, kebijakan pengiriman, dan instruksi pembayaran, mengurangi kebingungan dan meningkatkan peluang pembelian.
  • Meningkatkan konversi dan penjualan – Situs web yang diterjemahkan dengan baik membuat pelanggan lebih cenderung menyelesaikan transaksi daripada situs yang hanya tersedia dalam satu bahasa.
  • Meningkatkan SEO dan visibilitas global – Konten yang dioptimalkan dengan kata kunci lokal membantu meningkatkan peringkat pencarian di berbagai negara, menarik lebih banyak pelanggan potensial.
  • Perluas pasar dan daya saing – Dengan mendukung berbagai bahasa, bisnis Anda dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan bersaing di pasar global tanpa hambatan bahasa.

10 Tantangan dalam Menerjemahkan Situs Web E-commerce

Seorang wanita duduk di meja dengan laptop dan tanaman pot. Gelembung ucapan bubblemenunjukkan komunikasi online.

Ada berbagai tantangan yang perlu diatasi agar penerjemahan situs web e-commerce berjalan lancar di berbagai pasar. Berikut beberapa tantangan utama yang sering dihadapi dalam proses penerjemahan e-commerce.

1. Volume konten tinggi dan pembaruan yang sering

E-commerce memiliki ribuan produk yang terus diperbarui dalam hal deskripsi, harga, dan stok. Setiap perubahan ini perlu diterjemahkan dengan cepat agar informasi tetap konsisten di semua bahasa. Mengelola volume konten yang besar dapat menjadi tantangan, terutama jika dilakukan secara manual.

Selain itu, bukan hanya produk yang berubah, tetapi juga elemen lain seperti promosi, kebijakan pengiriman, dan konten blog yang mendukung pemasaran. Jika terjadi keterlambatan dalam menerjemahkan perubahan ini, pelanggan di pasar tertentu mungkin mendapatkan informasi yang sudah usang atau bahkan tidak relevan, yang dapat berdampak negatif pada kepercayaan mereka terhadap merek tersebut.

2. Melestarikan suara merek dan nuansa budaya

Setiap merek memiliki gaya komunikasi yang khas, dan menerjemahkannya tanpa kehilangan identitasnya bisa menjadi tantangan besar. Selain itu, ekspresi atau gaya bahasa yang efektif di satu budaya belum tentu diterima dengan baik di budaya lain.

Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan suara merek dan identitas bisnis sebelum menerjemahkan konten. Apakah gaya komunikasi merek lebih kasual atau formal? Siapa target audiensnya—apakah anak muda, profesional, atau segmen pasar lainnya? Faktor-faktor ini akan sangat memengaruhi bagaimana produk diterjemahkan agar tetap relevan dan efektif. 

Jika sebuah merek menargetkan anak muda dengan gaya bahasa kasual, terjemahannya juga harus mencerminkan nuansa yang sama tanpa kehilangan makna aslinya. Sebaliknya, merek yang lebih profesional atau korporat membutuhkan pendekatan yang lebih formal agar tetap kredibel di mata audiensnya.

3. Variasi dalam sistem pembayaran

Tangan memegang telepon dan kartu kredit, melakukan pembayaran

Setiap negara memiliki preferensi yang berbeda dalam hal sistem pembayaran. Pelanggan mungkin enggan menyelesaikan pembelian mereka jika toko e-commerce tidak mendukung metode pembayaran lokal.

Selain preferensi, faktor regulasi dan kebiasaan transaksi pengguna juga berperan. Beberapa negara memiliki peraturan ketat terkait keamanan pembayaran digital, sementara di negara lain, metode pembayaran berbasis bank lebih umum daripada kartu kredit. Jika toko online tidak siap menghadapi perbedaan ini, pelanggan mungkin akan kesulitan menyelesaikan transaksi mereka.

Beberapa sistem pembayaran populer di berbagai negara meliputi:.

  • Amerika Serikat: Kartu kredit seperti Visa, Mastercard, dan American Express tetap menjadi pilihan utama, diikuti oleh layanan digital seperti PayPal dan Apple Pay.
  • Eropa: Banyak negara menggunakan SEPA (Single Euro Payments Area) untuk transfer bank, sementara PayPal, Klarna (pembayaran cicilan), dan iDEAL (Belanda) juga populer.
  • Tiongkok: Alipay dan WeChat Pay mendominasi pasar pembayaran digital, melampaui kartu kredit dalam banyak transaksi online.
  • Jepang: Pembayaran melalui konbini (di toko serba ada seperti 7-Eleven) dan kartu kredit domestik seperti JCB banyak digunakan.
  • Indonesia: Dompet digital seperti GoPay, OVO, dan Dana semakin populer, sementara transfer bank melalui Akun Virtual merupakan metode pembayaran standar.

Anda dapat menyediakan sistem pembayaran berdasarkan target pasar Anda, artinya tidak semua metode pembayaran harus ditawarkan.

4. Penyesuaian format tanggal dan satuan ukuran

Format tanggal, ukuran, dan mata uang berbeda-beda di setiap negara. Kesalahan dalam menampilkan informasi ini dapat membingungkan pelanggan dan meningkatkan risiko kesalahan pembelian.

Pelanggan mengandalkan informasi yang jelas saat membuat keputusan. Jika mereka menemukan format yang tidak familiar, mereka mungkin ragu untuk membeli. Misalnya, pelanggan di Jepang yang melihat harga dalam dolar AS mungkin bingung jika tidak ada opsi konversi mata uang langsung. Hal yang sama berlaku untuk ukuran pakaian atau sepatu, yang mengikuti standar regional yang berbeda.

Berikut beberapa perbedaan format umum yang ditemukan di berbagai negara:

Kategori

Amerika Serikat

Eropa & Sebagian Besar Negara

Jepang & Cina

Inggris Raya

Format Tanggal

MM/DD/YYYY (07/04/2024)

DD/MM/YYYY (04/07/2024)

YYYY/MM/DD (2024/07/04)

DD/MM/YYYY (04/07/2024)

Ukuran Pakaian

S, M, L, XL

36, 38, 40, 42

9, 11, 13, 15

6, 8, 10, 12

Satuan Panjang

Inci & Kaki

Meter dan Sentimeter

Meter dan Sentimeter

Meter dan Sentimeter

Satuan Berat

Pon (lbs)

Kilogram (kg)

Kilogram (kg)

Batu & Pound

Suhu

Fahrenheit (°F)

Celcius (°C)

Celcius (°C)

Celcius (°C)

Mata uang

Dolar AS (USD)

Euro (EUR)

Yen (JPY) & Yuan (CNY)

Pound Sterling Inggris (GBP)

Jika toko e-commerce tidak menyesuaikan format ini dengan kebiasaan lokal, pelanggan mungkin akan mengalami kebingungan, terutama saat memeriksa harga produk, ukuran, atau waktu pengiriman.

5. Akurasi teknis dan terminologi khusus industri

Jika e-commerce menjual produk di industri khusus seperti teknologi, perawatan kesehatan, atau otomotif, terjemahan harus sangat akurat. Kesalahan dalam menerjemahkan spesifikasi teknis dapat menyebabkan kebingungan atau bahkan masalah hukum.

Di beberapa industri, terjemahan yang tidak akurat tidak hanya membingungkan tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan pengguna. Misalnya, di industri farmasi, kesalahan dalam menerjemahkan dosis atau petunjuk penggunaan dapat menimbulkan konsekuensi serius. Di industri teknologi, kesalahan penerjemahan spesifikasi perangkat dapat menyebabkan pelanggan membeli produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

6. SEO dan optimasi pencarian multibahasa

Kolom pencarian dengan kaca pembesar dan bendera berbagai negara. Kolom pencarian diatur untuk menemukan sesuatu secara online.

Menerjemahkan e-commerce ke berbagai bahasa saja tidak cukup. Agar produk mudah ditemukan di mesin pencari, strategi SEO multibahasa harus diimplementasikan dengan benar. Setiap bahasa memiliki kata kunci yang berbeda, dan terjemahan langsung seringkali tidak sesuai dengan istilah yang dicari pengguna lokal. Misalnya, dalam bahasa Inggris, orang mungkin mencari "winter jacket," sedangkan di Jerman, mereka lebih sering mengetik "Winterjacke." 

Selain kata kunci, struktur situs juga penting. Google dan mesin pencari lainnya perlu memahami halaman dalam berbagai bahasa tanpa menganggapnya sebagai konten duplikat. Hal ini membutuhkan implementasi tag hreflang yang benar agar setiap versi bahasa ditampilkan kepada audiens yang tepat. Jika tidak dilakukan dengan benar, peringkat pencarian dapat turun, mengurangi potensi lalu lintas organik.

Beberapa elemen yang sering menjadi tantangan dalam SEO multibahasa.

  • Menentukan kata kunci yang tepat dalam setiap bahasa dan budaya
  • Penggunaan tag hreflang untuk mengarahkan mesin pencari ke halaman yang sesuai.
  • Menerjemahkan meta judul dan meta deskripsi agar tetap menarik dan relevan
  • Kustomisasi URL (slug) yang ramah SEO untuk setiap bahasa
  • Kecepatan dan kinerja situs web setelah menambahkan berbagai versi bahasa

Tanpa optimasi yang tepat, situs e-commerce dapat kehilangan pangsa pasar lokal, meskipun produk yang ditawarkan berkualitas tinggi.

7. Alokasi biaya dan sumber daya

Banyak bisnis menganggap penerjemahan sebagai tugas sekali jalan, padahal konten di situs e-commerce terus diperbarui, mulai dari deskripsi produk hingga ulasan pelanggan hingga kebijakan pengiriman. Biaya penerjemahan dapat membengkak tanpa hasil yang optimal dan strategi anggaran yang jelas.

Selain biaya, tantangan lainnya adalah sumber daya manusia. Akankah bisnis tersebut menggunakan penerjemah profesional, penerjemah mesin, atau kombinasi keduanya? 

Kurangnya perencanaan juga menjadi penyebab proyek penerjemahan terhenti di tengah jalan atau menghasilkan terjemahan berkualitas buruk. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan strategi jangka panjang agar investasi dalam penerjemahan memberikan hasil maksimal.

8. Tantangan dukungan pelanggan multibahasa

Menerjemahkan situs web ke berbagai bahasa adalah satu hal, tetapi menyediakan layanan pelanggan dalam berbagai bahasa adalah tantangan lain. Pelanggan ingin merasa dipahami ketika mereka mengajukan pertanyaan atau mengeluh, dan dukungan dalam bahasa mereka dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas mereka.

Banyak bisnis mencoba mengatasi hal ini dengan chatbot berbasis AI, tetapi pelanggan dapat merasa frustrasi jika terjemahannya tidak akurat. Selain itu, beberapa masalah lebih kompleks dan membutuhkan interaksi manusia, yang dapat menjadi kendala jika tidak ada staf yang memahami bahasa pelanggan.

Tantangan lainnya adalah perbedaan budaya dalam berkomunikasi. Misalnya, pelanggan di Jepang lebih menyukai komunikasi yang formal dan sopan, sementara pelanggan di Amerika Serikat lebih nyaman dengan pendekatan yang santai. Jika bisnis tidak mengadopsi gaya komunikasi ini, pelanggan dapat merasa kurang dihargai.

9. Integrasi teknis dan kompatibilitas platform

Seorang pria berbaju biru berinteraksi dengan layar komputer besar. Layar tersebut menampilkan roda gigi dan pengaturan.

Menambahkan fitur multibahasa ke e-commerce bukan hanya tentang menerjemahkan teks. Platform seperti Shopify, WooCommerce, dan Magento memiliki cara berbeda dalam menangani berbagai bahasa. Jika tidak kompatibel, dapat terjadi masalah seperti tampilan halaman yang berantakan atau proses pembayaran yang tidak berfungsi di versi tertentu. 

Selain itu, sistem manajemen konten (CMS) juga harus mampu menangani pembaruan tanpa memperlambat operasional, terutama jika setiap perubahan perlu diperbarui secara manual dalam setiap bahasa.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan layanan penerjemahan dan sistem caching yang mendukung multibahasa agar situs tetap responsif dan memberikan pengalaman pengguna yang baik.

10. Kepatuhan hukum dan peraturan regional

Setiap negara memiliki peraturan yang berbeda mengenai e-commerce, sehingga menerjemahkan situs web saja tidak cukup. Misalnya, Uni Eropa mewajibkan kepatuhan GDPR untuk perlindungan data pengguna, sementara di Tiongkok, terdapat aturan ketat tentang penyimpanan data di server asing. Selain itu, aturan pajak dan garansi produk juga bervariasi dan tidak sesuai dengan peraturan setempat, sehingga pelanggan mungkin dikenakan biaya tambahan saat pembayaran atau mengalami masalah saat mengembalikan barang.

Kesalahpahaman terhadap peraturan ini dapat mengakibatkan denda atau bahkan larangan beroperasi di negara-negara tertentu. Oleh karena itu, bisnis perlu memperbarui kebijakan mereka agar sesuai dengan hukum setempat dan memastikan transparansi kepada pelanggan.

Tips untuk menghindari tantangan penerjemahan e-commerce

Agar bisnis dapat berkembang di pasar global, dibutuhkan strategi penerjemahan yang tepat untuk memastikan konten tetap akurat, menarik, dan relevan bagi audiens lokal. Berikut beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan penerjemahan situs web e-commerce.

Berinvestasilah pada layanan penerjemahan yang terintegrasi dengan platform e-commerce

Layanan penerjemahan untuk situs web e-commerce

Layanan penerjemahan yang terintegrasi langsung dengan platform e-commerce dapat menghemat waktu dan memastikan proses penerjemahan yang lebih efisien. Integrasi ini memungkinkan otomatisasi pembaruan konten sehingga setiap perubahan pada produk atau halaman tidak perlu diterjemahkan secara manual satu per satu.

Selain itu, solusi ini juga memastikan konsistensi dalam penggunaan istilah dan gaya bahasa di seluruh situs web, sehingga pengalaman pelanggan tetap terjaga. Misalnya, jika toko online menggunakan Shopify atau WooCommerce, memilih layanan terjemahan yang kompatibel dengan platform ini akan menyederhanakan pengelolaan bahasa dan meminimalkan kesalahan teknis.

Untuk memastikan kualitas terjemahan tetap optimal, pertimbangkan untuk menggunakan situs web terjemahan otomatis Linguise , yang menawarkan integrasi mudah dengan berbagai platform e-commerce dan mendukung pembaruan otomatis.

Hancurkan Hambatan Bahasa
Ucapkan selamat tinggal pada hambatan bahasa dan sambut pertumbuhan tak terbatas! Coba layanan terjemahan otomatis kami hari ini.

Sesuaikan terjemahan dengan strategi pemasaran

Penerjemahan adalah menyesuaikan pesan dengan budaya dan preferensi pasar lokal. pemasaran multibahasa harus diterjemahkan dengan mempertimbangkan unsur-unsur lokal seperti gaya komunikasi, tren pasar, dan nilai-nilai yang dianut oleh pelanggan di negara tersebut.

Sebagai contoh, kampanye promosi yang sukses di Amerika Serikat mungkin perlu disesuaikan untuk pasar Jepang dengan pendekatan yang lebih formal atau menggunakan influencer lokal yang lebih dikenal. Selain itu, slogan dan pesan merek harus tetap konsisten tetapi tetap terasa alami dalam bahasa target.

Dengan menyesuaikan strategi pemasaran dalam terjemahan, e-commerce dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan dan membangun kepercayaan lebih cepat di pasar internasional.

Bekerja sama dengan penerjemah lokal

Bekerja sama dengan penerjemah lokal dapat membantu bisnis lebih memahami konteks budaya dan preferensi pelanggan di setiap negara. Penerjemah lokal tidak hanya menerjemahkan kata-kata, tetapi juga menyesuaikan ungkapan, idiom, dan bahkan format penulisan agar lebih sesuai dengan pasar sasaran.

Selain itu, penerjemah lokal juga dapat membantu dalam menyesuaikan materi pemasaran, memastikan bahwa slogan, deskripsi produk, dan konten promosi tetap efektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Misalnya, dalam industri fesyen, penerjemah dapat memastikan bahwa deskripsi ukuran dan gaya sesuai dengan kebiasaan belanja pelanggan di negara tersebut.

Di Linguise Translation, Anda dapat berkolaborasi dengan penerjemah lokal dengan mudah dengan memungkinkan bisnis untuk mengundang mereka langsung ke dasbor. Anda hanya perlu memasukkan email mereka, memilih domain, dan menetapkan bahasa yang akan mereka tinjau. 

Tangkapan layar jendela pop-up untuk mengundang anggota baru dengan kolom untuk email, peran, dan bahasa.

Terapkan SEO e-commerce multibahasa

Seorang pria sedang bekerja menggunakan laptop dengan simbol-simbol internasional di dekatnya. Ia tampak terhubung secara global.

SEO untuk toko e-commerce multibahasa tidak dapat hanya mengandalkan terjemahan langsung, tetapi membutuhkan strategi yang dioptimalkan agar pengguna lokal dapat dengan mudah menemukan produk di mesin pencari. Beberapa elemen SEO yang harus dipertimbangkan meliputi:

  • Riset kata kunci lokal – Gunakan kata kunci yang paling banyak dicari pengguna dalam bahasa target, bukan hanya terjemahan langsung dari bahasa utama.
  • Tag Hreflang – Memastikan Google memahami halaman dalam berbagai bahasa untuk menampilkan versi yang tepat kepada pengguna berdasarkan lokasi dan bahasa mereka.
  • Optimasi meta deskripsi dan tag judul – Meta deskripsi dan judul halaman harus ditulis ulang dalam bahasa target dengan kata kunci yang relevan.
  • URL yang ramah SEO – Gunakan struktur URL yang mendukung SEO internasional, seperti domain khusus negara (ccTLD) atau subfolder per bahasa.
  • Optimasi kecepatan situs web – Pastikan server dan cache dioptimalkan agar situs web tetap cepat di berbagai lokasi.

Dengan menerapkan SEO multibahasa yang tepat, e-commerce dapat meningkatkan visibilitasnya dalam pencarian lokal dan menarik lebih banyak pelanggan dari berbagai negara.

Lakukan penyuntingan manual pada hasil terjemahan mesin

Meskipun terjemahan mesin dapat mempercepat prosesnya, hasilnya seringkali tidak sempurna dan membutuhkan sentuhan manusia untuk memastikan keakuratan dan keterbacaan. Penyuntingan manual sangat penting untuk memperbaiki kesalahan kontekstual, meningkatkan kualitas bahasa, dan memastikan pesan tetap sesuai dengan target audiens.

Untuk mempermudah proses ini, Linguise Translation memiliki fitur editor langsung di bagian depan (front-end) , yang memungkinkan tim atau penerjemah untuk mengedit terjemahan langsung di halaman web secara real-time. Dengan fitur ini, bisnis dapat berkolaborasi dalam menyempurnakan terjemahan tanpa mengubah kode atau mengakses backend secara manual.

Formulir kontak online. Antarmuka dukungan pelanggan situs web.
Siap menjelajahi pasar baru? Coba layanan terjemahan otomatis kami secara gratis dengan uji coba bebas risiko selama 1 bulan. Tidak perlu kartu kredit!

Kesimpulan

Mengatasi tantangan penerjemahan untuk e-commerce memastikan pengalaman belanja yang lancar bagi pelanggan global. Risiko kesalahan penerjemahan, kebingungan pelanggan, dan hilangnya peluang pasar dapat meningkat tanpa strategi yang tepat. Oleh karena itu, memilih solusi penerjemahan yang efisien dan akurat adalah kunci untuk tetap kompetitif secara internasional.

Linguise adalah solusi yang membantu bisnis e-commerce menerjemahkan situs mereka secara otomatis dengan kualitas tinggi dan optimasi SEO yang lebih baik. Didukung oleh teknologi AI, Linguise memastikan setiap terjemahan tetap relevan dan sesuai budaya sehingga Anda dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa khawatir tentang kendala bahasa. Coba Linguise hari ini dan buka peluang baru untuk bisnis e-commerce Anda di pasar global!

Anda mungkin juga tertarik untuk membaca

Jangan lewatkan!
Berlangganan Buletin Kami

Dapatkan berita tentang terjemahan otomatis situs web, SEO internasional, dan lainnya!

Invalid email address
Coba saja. Satu per bulan, dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Jangan pergi tanpa membagikan email Anda!

Kami tidak bisa menjamin Anda akan memenangkan lotre, tapi kami bisa menjanjikan beberapa berita informasi menarik seputar terjemahan dan diskon sesekali.

Jangan lewatkan!
Invalid email address