Penargetan geografis vs. penargetan bahasa sangat penting bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan online mereka. Kedua strategi ini membantu menyampaikan konten yang dipersonalisasi, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Memilih pendekatan yang tepat bergantung pada tujuan bisnis Anda, distribusi audiens, dan strategi SEO.
Artikel ini membahas perbedaan utama, kelebihan, dan pertimbangan yang harus dievaluasi oleh bisnis saat memutuskan antara penargetan geografis dan penargetan bahasa untuk memaksimalkan engagement dan konversi.
Apa itu geotargeting?

Geotargeting adalah strategi untuk menampilkan konten berdasarkan lokasi geografis pengguna. Bisnis dapat menyesuaikan pengalaman pengguna berdasarkan negara, kota, atau kode pos mereka.
Penargetan geografis biasanya melibatkan penggunaan alamat IP, data GPS, atau pengaturan lokasi pada perangkat pengguna. Mesin pencari seperti Google juga mendukung penargetan geografis dengan fitur seperti ccTLD (domain khusus negara) dan pengaturan wilayah di Konsol Pencarian Google.
Sebagai contoh, Netflix adalah satu bisnis yang telah menggunakan strategi ini. Ketika pengguna yang berlokasi di Perancis membuka halaman Netflix, secara otomatis tersedia dalam bahasa Perancis dengan alamat domain https://www.netflix.com/fr/.

Selain itu, jika pengguna yang mengakses berada di Belanda, halaman ditampilkan dalam bahasa Belanda dengan alamat domain https://www.netflix.com/nl.

Apa itu penargetan bahasa?

Penargetan bahasa adalah strategi menampilkan konten berdasarkan bahasa yang digunakan oleh pengguna tanpa mempertimbangkan lokasi geografis mereka. Dengan cara ini, bisnis dapat menjangkau audiens yang berbicara bahasa tertentu, bahkan jika mereka berada di negara yang berbeda.
Strategi ini biasanya diterapkan menggunakan tag hreflang, yang memberi tahu mesin pencari versi bahasa mana yang harus ditampilkan kepada pengguna. Beberapa situs juga menawarkan fitur pemilihan bahasa manual sehingga pengguna dapat mengakses konten sesuai dengan preferensi mereka.
Contoh penargetan bahasa dapat dilihat di situs web Duolingo. Apakah pengguna akan mengaksesnya dari lokasi mana pun, situs web akan tersedia di alamat domain https://www.duolingo.com/, dan kemudian, pengguna dapat memilih bahasa sesuai dengan preferensi mereka.

Perbedaan utama antara penargetan geografis & penargetan bahasa
Bisnis sering menggunakan Geotargeting dan penargetan bahasa untuk menjangkau audiens global, tetapi mereka memiliki pendekatan yang berbeda. Berikut adalah perbedaan antara keduanya.
Tujuan
Geotargeting bertujuan untuk menyesuaikan konten, layanan, atau produk berdasarkan lokasi pengguna. Bisnis sering menggunakan strategi ini untuk memberikan pengalaman yang lebih relevan bagi audiens di wilayah tertentu, seperti menampilkan mata uang lokal, metode pembayaran yang sesuai, atau promosi khusus negara.
Penargetan bahasa, di sisi lain, bertujuan untuk menyajikan konten dalam bahasa yang dipahami pengguna, terlepas dari lokasi mereka. Strategi ini ideal untuk bisnis dengan audiens multibahasa di berbagai negara, seperti situs berita internasional atau perusahaan teknologi yang ingin menjangkau pengguna global dengan pengalaman yang lebih inklusif.
Metode implementasi

Penargetan geografis dapat diimplementasikan melalui beberapa metode, seperti ccTLD (domain tingkat atas kode negara), subdomain atau subdirektori khusus wilayah, dan pengaturan hreflang yang mencakup kode wilayah. Bisnis juga dapat menggunakan alat seperti Google Search Console untuk menargetkan negara tertentu dan menyesuaikan iklan berdasarkan lokasi.
Sementara itu, penargetan bahasa lebih mengandalkan tag hreflang untuk menandai versi bahasa yang berbeda di situs web. Bisnis juga dapat secara manual menerapkan fitur pemilihan bahasa atau menggunakan deteksi otomatis berdasarkan pengaturan browser pengguna. Dengan cara ini, pengguna dapat mengakses konten dalam bahasa yang mereka inginkan dengan lebih mudah.
Untuk mendukung hal ini, layanan seperti Linguise terjemahan menawarkan implementasi otomatis hreflang dan mendukung ccTLD untuk optimalisasi SEO, sehingga bisnis dapat dengan mudah menargetkan pengguna berdasarkan bahasa tanpa perlu konfigurasi manual yang rumit.
Dampak pada SEO

Penargetan geografis dapat membantu meningkatkan peringkat pencarian di negara-negara tertentu, tetapi sering mengurangi visibilitas global. Misalnya, situs dengan domain ccTLD, seperti .co.uk kemungkinan besar akan ditemukan lebih mudah oleh pengguna di Inggris, tetapi mungkin kurang optimal untuk pencarian di luar wilayah tersebut. Oleh karena itu, strategi ini lebih efektif untuk bisnis yang menargetkan audiens lokal daripada global.
Di sisi lain, penargetan bahasa memungkinkan bisnis untuk menjangkau audiens yang berbicara bahasa yang sama di negara yang berbeda. Dengan penggunaan hreflang yang tepat, mesin pencari dapat menampilkan halaman dalam bahasa yang sesuai untuk pengguna, meningkatkan pengalaman mereka dan mengurangi duplikasi konten.
Tantangan potensial

Salah satu tantangan utama geotargeting adalah aksesibilitas terbatas di luar wilayah yang ditargetkan. Jika tidak diterapkan dengan benar, pengguna dari negara lain mungkin mengalami kesulitan mengakses konten yang diperlukan. Selain itu, strategi ini juga dapat meningkatkan biaya operasional karena kebutuhan untuk mengelola beberapa versi situs untuk lokasi yang berbeda.
Sementara itu, penargetan bahasa menghadapi tantangan terkait akurasi terjemahan dan pengalaman pengguna. Jika konten diterjemahkan secara otomatis tanpa validasi, hasilnya bisa kurang akurat dan mengurangi kepercayaan pengguna. Selain itu, kesalahan dalam implementasi hreflang dapat menyebabkan mesin pencari menampilkan halaman yang salah kepada pengguna, yang berdampak negatif pada SEO.
Kasus penggunaan terbaik
Penargetan geografis paling cocok untuk bisnis yang menawarkan layanan atau produk berbeda berdasarkan lokasi pengguna. Contohnya adalah e-commerce yang menampilkan harga dalam mata uang lokal, restoran yang menyediakan menu sesuai wilayah, atau platform streaming yang membatasi konten berdasarkan negara.
Penargetan bahasa, di sisi lain, sangat ideal untuk bisnis yang memiliki audiens multibahasa tanpa batasan geografis tertentu. Contohnya termasuk perusahaan media, organisasi global, atau platform pendidikan yang ingin menjangkau pengguna dengan latar belakang bahasa yang berbeda.
Dari atas, berikut adalah ringkasan tabel perbandingan antara Penargetan Geografis vs. Penargetan Bahasa berdasarkan berbagai kriteria:
Kriteria | Penargetan Geografis | Penargetan bahasa |
Tujuan | Menyesuaikan konten, layanan, atau produk berdasarkan lokasi pengguna. | Mengirimkan konten dalam bahasa yang dipahami pengguna, terlepas dari lokasi mereka. |
Metode implementasi | Menggunakan ccTLD, subdomain/subdirektori berbasis lokasi, atau pengaturan hreflang dengan kode regional. | Menggunakan hreflang untuk menandai versi bahasa, pemilihan bahasa manual, atau deteksi otomatis berdasarkan pengaturan browser. |
Dampak pada SEO | Ini meningkatkan peringkat di negara tertentu tetapi dapat mengurangi visibilitas global. | Memungkinkan jangkauan yang lebih luas untuk pengguna yang berbicara bahasa yang sama di berbagai negara. |
Tantangan potensial | Ini membatasi aksesibilitas untuk pengguna di luar wilayah target dan meningkatkan biaya operasional. | Risiko terjemahan tidak akurat dan kesalahan konfigurasi hreflang, yang dapat berdampak negatif pada SEO. |
Kasus penggunaan terbaik | Cocok untuk bisnis yang menawarkan layanan atau produk berbeda berdasarkan lokasi, seperti e-commerce, restoran, atau platform streaming. | Ini sangat ideal untuk bisnis dengan audiens multibahasa tanpa batasan geografis, seperti perusahaan media, organisasi global, atau platform pendidikan. |
Memilih antara penargetan geo dan penargetan bahasa untuk bisnis Anda
Memutuskan antara penargetan geografis dan penargetan bahasa tergantung pada tujuan bisnis dan kebutuhan audiens. Sementara penargetan geografis berfokus pada konten spesifik lokasi, penargetan bahasa memastikan pengguna mendapatkan informasi dalam bahasa yang mereka sukai. Memilih pendekatan yang tepat memerlukan evaluasi beberapa faktor kunci.
Pahami tujuan bisnis

Tujuan bisnis Anda memainkan peran penting dalam menentukan strategi terbaik. Geotargeting adalah pilihan yang lebih baik jika Anda bertujuan untuk menawarkan produk, layanan, atau harga khusus wilayah. Misalnya, toko e-commerce yang ingin menampilkan mata uang lokal dan opsi pengiriman akan mendapat manfaat dari menargetkan pengguna berdasarkan lokasi.
Di sisi lain, jika tujuan utama Anda adalah meningkatkan aksesibilitas bagi audiens multibahasa, penargetan bahasa lebih efektif. Platform SaaS global yang ingin melayani pengguna di berbagai negara tanpa membatasi akses berdasarkan lokasi harus memprioritaskan pengiriman konten berbasis bahasa.
Analisis audiens target

Memahami lokasi audiens Anda, preferensi bahasa, dan perilaku sangatlah penting. Penargetan geografis dapat meningkatkan keterlibatan jika sebagian besar pengguna berasal dari wilayah tertentu dan memerlukan konten yang dilokalkan. Misalnya, situs web pemesanan perjalanan mungkin menggunakan penargetan geografis untuk menampilkan penawaran dan promosi yang relevan bagi pengguna di berbagai negara.
Namun, penargetan bahasa lebih cocok jika audiens Anda multibahasa tetapi tidak terkait dengan wilayah tertentu. Situs web berita global yang melayani pembaca dalam berbagai bahasa harus memprioritaskan penerjemahan konten daripada membatasinya berdasarkan lokasi.
Pertimbangkan SEO dan visibilitas
SEO memainkan peran penting dalam menjangkau audiens yang tepat. Geotargeting dapat meningkatkan peringkat di negara-negara tertentu tetapi dapat membatasi visibilitas pencarian global. Situs web dengan domain khusus negara (.uk, .fr, .de) kemungkinan besar akan berperingkat baik di negara-negara tersebut tetapi mungkin tidak berkinerja sebaik di pencarian global.
Penargetan bahasa, di sisi lain, dapat meningkatkan visibilitas di berbagai wilayah dengan memastikan konten tersedia dalam berbagai bahasa. Situs web yang menggunakan tag hreflang untuk menyediakan konten dalam bahasa Spanyol, Perancis, dan Jerman dapat menarik lalu lintas internasional, terlepas dari lokasinya.
Anda dapat menggunakan solusi otomatis seperti Linguise, yang juga mempertimbangkan SEO pada situs multibahasa. Ini secara otomatis mengimplementasikan hreflang dan ccTLD untuk memastikan bahwa mesin pencari mengindeks setiap versi bahasa dengan benar. Dengan Linguise, menerapkan tag hreflang menjadi lebih efisien tanpa menambahkan kode secara manual, sehingga meminimalkan risiko kesalahan konfigurasi yang dapat memengaruhi SEO.
Evaluasi infrastruktur dan biaya

Investasi teknis dan finansial yang diperlukan untuk setiap strategi bervariasi. Penargetan geografis sering kali melibatkan pengelolaan beberapa versi situs web, yang dapat meningkatkan biaya pemeliharaan. Bisnis yang menggunakan domain atau subdirektori khusus negara harus mengalokasikan sumber daya untuk pembaruan konten, hosting, dan SEO untuk setiap lokasi.
Penargetan bahasa, meskipun kurang kompleks terkait infrastruktur, membutuhkan terjemahan berkualitas tinggi. Berinvestasi dalam terjemahan manusia atau mesin layanan memastikan akurasi dan pengalaman pengguna yang lebih baik. Namun, terjemahan yang buruk dapat berdampak negatif pada kredibilitas dan interaksi.
Kesimpulan
Geotargeting vs penargetan bahasa penting bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan global mereka. Penargetan bahasa adalah opsi yang lebih fleksibel untuk menyajikan konten dalam beberapa bahasa tanpa membatasi akses berdasarkan lokasi. Di sisi lain, jika bisnis Anda menawarkan layanan atau produk yang berbeda di setiap negara, geotargeting lebih efektif untuk menyesuaikan pengalaman pengguna.
Untuk implementasi yang mudah, coba Linguise dan buat akun sekarang untuk mengoptimalkan strategi SEO multibahasa Anda dengan dukungan hreflang dan ccTLD otomatis. Dengan Linguise, bisnis dapat memastikan setiap versi bahasa situs web diindeks dengan benar tanpa memerlukan konfigurasi manual yang kompleks.



